Senin, 27 Juli 2020

VII.1 Menggambar Flora, Fauna dan Alam Benda, Part-3

ASSALAMU'ALAIKUM WAROH MATULLOHI WABAROKATUH

PELAJARAN SELANJUTNYA ADALAH MENGGAMBAR FLORA, FAUNA DAN ALAM BENDA..

TUGAS KALIAN SEMUA, ADALAH 
MENGGAMBAR SEPERTI DI DALAM VIDEO DI BAWAH INI: 

SILAHKAN DISIAPKAN:
1. BUKU GAMBAR

2. ALAT GAMBAR (PENSIL, PENSIL GAMBAR/PENSIL WARNA/PASTEL)

3. PENGAHAPUS



SILAHKAN ISI DAFTAR HADIR DI BAWAH INI, KLIK



Jumat, 24 Juli 2020

9.2 Aliran Seni Rupa

ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH


MAPEL:
SENI BUDAYA DAN PRAKARYA

SEBELUMNYA MARI KITA BERDOA TERLEBIH DAHULU

DOA MAU BELAJAR 
يافَـتَّاحُ يَاعَلِيْـمُ
YAA FATTAA_HU YAA 'ALIIIM
wahai Alloh yang Maha Pembuka lagi Maha Mengetahui

إِفْتَحْ لَنَا بَابَنَا بِالْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ
IFTA_H LANA BAABANAA BIL-QUR'AANIL 'ADHIIM
bukakanlah pintu (hati) kami sebab Al-Qur'an yang agung

نَصْرٌ مِنَ الله وفَتْحٌ قَرِيْبٌ
NASHRUM-MINALLOHI WAFAT_HUN-QORIIB
Pertolongan hanya dari Alloh sedangkan kesuksesan telah dekat

وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْنَ
WABASY-SYIRISH-SHOOBIRIIN
dan bergembiralah orang-orang yang sabar.

…رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِيْ
ROBBISY-RO_HLII SHODRII
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِيْ
WAYASSIRLII AMRII
dan mudahkanlah untukku urusanku,
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِيْ
WA_HLUL ‘UQDATAN MIN LISAANII
dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku
يَفْقَهُوا قَوْلِيْ
YAFQOHUU QOULII
supaya mereka mengerti perkataanku.

(QS. Thoha, j;16 a;25-28 s;20)

BACALAH MATERI DI BAWAH INI DENGAN SEKSAMA, TIDAK USAH TERGESA-GESA, PAHAMI YANG KAMU BISA : 

20 Macam Aliran Seni Lukis, Lengkap Penjelasan, Ciri - Ciri dan Tokohnya

Dalam dunia seni musik kita dapat menemukan beragam jenis aliran musik yang seperti pop, dangdut, keroncong, jazz, rock, dan lain sebagainya. Begitupun dengan seni arsitektur, seni tari dan ragam seni lainnya. Namun, bagaimana dengan seni lukis ? Apakah seni lukis juga terbagi atas beberapa aliran tertentu ? Apa saja aliran seni lukis tersebut dan bagaimana contohnya ? Untuk lebih mengetahui seputar hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan mengulas lebih dalam mengenai seni lukis.

Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa. Seni lukis adalah seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, papan, kertas dan lain sebagainya. Seni lukis juga memiliki beragam aliran yang semakin hari semakin berkembang.

Aliran Seni Lukis

Ternyata, seni lukis telah berkembang sejak lama dan telah melahirkan bermacam aliran seni lukis yang semuanya memiliki kekhasannya masing-masing. Ada aliran Surealisme, Naturalisme, Romantisme, Ekspresionisme, dan lain sebagainya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya langsung saja berikut macam aliran seni lukis yang terkenal dan menjadi acuan sampai sekarang yang akan kami jelaskan lengkap dengan ciri-ciri nya serta tokoh yang menekuni aliran tersebut.

20 Macam Aliran Seni Lukis

1. Aliran Surealisme

Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat hubungannya dengan dunia fantasi, seakan-akan kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme seringkali mempunyai bentuk atau lukisan yang tidak logis / seperti khayalan.
Contoh aliran seni lukis surealisme
Contoh aliran seni lukis surealisme

Ciri - ciri aliran seni lukis surealisme :
  • Penuh dengan khayalan dan fantasi.
  • Lukisan aneh dan asing.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis surealisme :
  • Sudiardjo
  • Amang Rahman
  • Andre Masson
  • Joan Miro
  • Salvador Dali

2. Aliran Kubisme

Aliran Kubisme adalah aliran seni lukis yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, kubus, segi empat, silinder, lingkaran, bola, kerucut dan kotak-kotak.
Contoh aliran seni lukis Kubisme
Contoh aliran seni lukis Kubisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Kubisme :
  • Memiliki bentuk geometris
  • Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Kubisme :
  • Gezanne
  • Pablo Picasso
  • Fernand Leger
  • Robert Delaunay
  • Metzinger
  • Braque

3. Aliran Romantisme

Aliran Romantisme merupakan aliran seni lukis yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan indah dan fantastik. Aliran Romantisme melukiskan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti sebuah tragedi, sejarah maupun pemandangan alam dan menampilkan suatu lukisan dengan fantastik.
Contoh aliran seni lukis Romantisme
Contoh aliran seni lukis Romantisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Romantisme :
  • Kedahsyatan melebihi kenyataan
  • Penuh gerak dan dinamis.
  • Lukisan memiliki cerita yang emosional dan dahsyat.
  • Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
  • Pengaturan komposisi dinamis.
  • Warna bersifat kontras dan meriah.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Romantisme :
  • Raden Saleh
  • Eugene Delacroix
  • Theodore Gericault
  • Jean Baptiste.

4. Aliran Ekspresionisme

Aliran Ekspresionisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).
Contoh aliran seni lukis Ekspresionisme
Contoh aliran seni lukis Ekspresionisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Ekspresionisme :
  • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
  • Ungkapan isi hati seseorang.
  • Pemilihan Warna diutamakan
  • Imajinasi seseorang

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Ekspresionisme :
  • Affandi
  • Zaini
  • Popo Iskandar
  • Vincent Van Gogh
  • Paul Gaugiuin
  • Ernast Ludwig

5. Aliran Impresionisme

Aliran Impresionisme adalah aliran seni lukis yang berusaha memperlihatkan kesan yang ditangkap objek. Aliran ini biasanya juga memiliki gambar yang tidak mendetail atau sedikit kabur.
Contoh aliran seni lukis Impresionisme
Contoh aliran seni lukis Impresionisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Impresionisme :
  • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya seperti sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek ketimbang detailnya
  • Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari sebuah objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.
  • Lukisan dibuat di luar ruangan (en plein air)
  • Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.
  • Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer (Hitam tidak digunakan sebagai bayangan).
  • Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.
  • Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Impresionisme :
  • Claude Monet
  • Aguste Renoir
  • Casmile Pissaro
  • Sisley
  • Edward Degas
  • Mary Cassat

6. Aliran Pointilisme

Pointilisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik.
Contoh aliran seni lukis Pointilisme
Contoh aliran seni lukis Pointilisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Pointilisme :
  • Objek yang dilukis akan terlihat jelas dari kejauhan, dan agak baur jika dinikmati dari dekat.
  • Titik yang digunakan terdiri dari berbagai macam variasi, baik besar-kecil, tebal-tipis, maupun berwarna-hitam putih.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pointilisme :
  • Rijaman
  • Keo Budi Harijanto.
  • Seurat’s La Parade
  • Vincent van Gogh.

7. Aliran Fauvisme

Aliran Fauvisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.
Contoh aliran seni lukis Fauvisme
Contoh aliran seni lukis Fauvisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Fauvisme :
  • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
  • Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
  • Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Fauvisme :
  • Henry Matisse
  • Andre Dirrain
  • Maurice de Vlamink
  • Rauol Dufi
  • Kess Van Dongen.

8. Aliran Realisme

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain.
Contoh aliran seni lukis Realisme
Contoh aliran seni lukis Realisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Realisme :
  • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari - hari.
  • Lukisan apa adanya.
  • Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Realisme :
  • Gustove Corbert
  • Fransisco de Goya
  • Honore Umier

9. Aliran Naturalisme

Aliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah.
Contoh aliran seni lukis Naturalisme
Contoh aliran seni lukis Naturalisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Naturalisme :
  • Kebanyakan bertemakan tentang alam
  • Memiliki teknik gradasi warna
  • Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Naturalisme :
  • Raden Saleh
  • Abdullah Sudrio Subroto
  • Basuki Abdullah
  • Gambir Anom
  • Trubus

10. Aliran Abstraksionisme

Aliran Abstraksionisme merupakan aliran seni lukis yang menggunakan bentuk dan warna dalam cara non-representasional. Aliran ini juga dikenal aliran seni lukis yang menghindari peniruan objek secara mentah, memberikan sensasi keberadaan objek dan menggantikan unsur bentuk dan porsinya. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu non-figuratif dan abstrak kubistis.
Conoh aliran seni lukis Abstraksionisme
Conoh aliran seni lukis Abstraksionisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Abstraksionisme :
  • Aliran ini menampilkan unsur-unsur seni lukis yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam.
  • Bentuk, Garis, dan Warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Abstraksionisme :
  • Clyfford Stll
  • Adolf Got Lieb
  • Mark Rothko
  • Robert Montherwell
  • Bornet Newman

11. Aliran Futurisme

Aliran Futurisme adalah aliran seni lukis yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Sebuah objek digambarkan beberapa kali secara perspektif, secara sama. aliran ini menekankan pada keindahan gerak, garis, visual dan warna sebagai seni lukis anti-kubisme yang statis.
Contoh aliran seni lukis Futurisme
Contoh aliran seni lukis Futurisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Futurisme :
  • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan
  • Memperhatikan tentang kedisiplinan, kedinamisan dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
  • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
  • Memanfaatkan prinsip aneka tampak (multiple viewpoints)

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Futurisme :
  • Carlo Carrà,
  • Umberto Boccioni
  • Giacomo Balla
  • Sculptor

12. Aliran Klasikisme

Aliran Klasikisme adalah aliran seni lukis yang menampilkan gambar secara klasik, serta mempunyai karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak ditemukan di nusantara dan di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Romawi dan Yunani.
Contoh aliran seni lukis Klasikisme
Contoh aliran seni lukis Klasikisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Klasikisme :
  • Berisi cerita lingkungan istana.
  • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.
  • Objek yang dilukis dalam wujud hiperbolis.
  • Menggunakan batasan-batasan warna yang bersih dan statis.
  • Raut muka tenang dan berkesan agung.
  • Bentuk selalu seimbang dan harmonis

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Klasikisme :
  • Bartholome Vignon
  • Jaques Lovis David
  • Jan Ingles

13. Aliran Konstruktivisme

Konstruktivisme merupakan aliran seni lukis yang menekankan pada penggambaran sisi seni sebuah bangunan.
Contoh aliran seni lukis Konstruktivisme (popartustd1a.wordpress.com)
Contoh aliran seni lukis Konstruktivisme (popartustd1a.wordpress.com)

Ciri - ciri aliran seni lukis Konstruktivisme :
  • Objek utama yang dilukis adalah bangunan dan latar yang berada di sekitar bangunan dari satu sudut lukis.
  • Objek bisa berupa banguan kuno, klasik, modern atau bangunan apa pun.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Konstruktivisme :
  • Sprinka
  • Jim Nyoman Nuarta
  • Supankat
  • Laszlo Moholy-nagy
  • Victor Pasmore
  • Liubov Popova
  • Naum Gabo.

14. Aliran Dadaisme

Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic, mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.
Contoh aliran seni lukis Dadaisme
Contoh aliran seni lukis Dadaisme

Ciri - ciri aliran seni lukis Dadaisme :
  • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.
  • Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Dadaisme :
  • Roull Haussmann
  • Duchamp
  • Hans Arp

15. Aliran Pop Art / Populer Art

Pop Art merupakan aliran seni lukis yang melawan kebosanan dan kejenuhan terhadap seni lukis tanpa objek (sasaran).
Contoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art
Contoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art

Ciri - ciri aliran seni lukis Pop Art / Populer Art :
  • Karya seni lukis pop art sebagian besar berupa seni lukis karikatur yang memuat sindiran, kritik atau humor.
  • Objek biasanya berupa manusia yang digambarkan dalam perspektif/cara pandang lain.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art :
  • Ris Purnomo
  • Nyoman Nuarta.
  • George Segal
  • Tom Wasselman
  • Yoseph Benys

16. Aliran Optik

Optik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek manipulasi visual yang dapat menipu mata.
Contoh aliran seni lukis Optik
Contoh aliran seni lukis Optik
Ciri - ciri aliran seni lukis Optik :
  • Objek yang dilukis hanya berupa bidang, garis, atau objek yang berwarna hitam putih.
  • Gambar berupa bentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Optik :
  • Agus Djaja.
  • Bridget Louise Riley
  • Walter Gropius.







17. Aliran Primitif

Primitif merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek berdasarkan gaya penggambaran primitif di dinding goa-goa.
Contoh aliran seni lukis Primitif
Contoh aliran seni lukis Primitif

Ciri - ciri aliran seni lukis Primitif :
  • Objek yang dilukis berupa tumbuhan, hewan dan manusia dalam bentuk garis sederhana.
  • Detail objek tidak ditonjolkan, hanya pada penggambaran minimalis berupa garis dan aksen sederhana.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Primitif :
  • S. Sudjojono.
  • Ricardo Ponce.

18. Aliran Pittura Metafisica

Pittura metafisica merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan sentuhan metafisika. Aliran ini merupakan penentang aliran kubisme dan futuristik.
Contoh aliran seni lukis Pittura Metafisica (premioceleste.it)
Contoh aliran seni lukis Pittura Metafisica (premioceleste.it)

Ciri - ciri aliran seni lukis Pittura Metafisica :
  • Objek yang dilukis biasanya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang bersifat metafisika.
  • Objek biasanya berupa manusia yang sedang melakukan aktivitas dengan benda dan latar di belakangnya.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pittura Metafisica :
  • Giorgio de Chirico
  • Carlo Carra.

19. Aliran Kontemporer / Posmo / Post Modern

Kontemporer merupakan aliran seni lukis yang tidak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai zaman.

Ciri - ciri aliran seni lukis Kontemporer :
  • Penggambaran sebuah objek berupa refleksi situasi juga waktu yang tematik.
  • Objek yang dilukiskan adalah objek yang dinamis, bebas, ekspresif dan mencolok.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Kontemporer :
  • Frank Auerbach
  • Ida Applebroog
  • Richard Artschwager.

20. Aliran Gotik

Gotik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna.
Contoh aliran seni lukis Gotik
Contoh aliran seni lukis Gotik

Ciri - ciri aliran seni lukis Gotik :
  • Objek yang dilukis biasanya adalah tokoh suci, kesatria, raja dan ratu.
  • Lukisan gaya seperti ini banyak terdapat di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah dan juga kastil atau bangunan klasik.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Gotik :
  • Albert Durer
  • Jan Van Eyck
  • Mathias Grunnewald
  • Pieter Droughel.


SILAHKAN ISI DAFTAR HADIR DI BAWAH INI, KLIK



TUGAS:
ADA 3 TUGAS :
1. WAJIB: GAMBARLAH GAMBAR SESUAI DENGAN ALIRAN OPTIK. DIKERJAKAN DI BUKU GAMBAR.
2. PILIHAN : GAMBARLAH GAMBAR DENGAN ALIRAN YANG KAMU SUKAI.
3. SIMPAN GAMBARANMU, BESOK KALAU SUDAH MASUK SEKOLAH, GAMBARAN DIKUMPULKAN


SELAMAT BELAJAR, SEMOGA SUKSES

Rabu, 22 Juli 2020

7.1 Menggambar Flora, Fauna dan Alam, Benda, Pert.2

ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH

MAPEL:
SENI BUDAYA DAN PRAKARYA

SEBELUMNYA MARI KITA BERDOA TERLEBIH DAHULU

DOA MAU BELAJAR 
يافَـتَّاحُ يَاعَلِيْـمُ
YAA FATTAA_HU YAA 'ALIIIM
wahai Alloh yang Maha Pembuka lagi Maha Mengetahui

إِفْتَحْ لَنَا بَابَنَا بِالْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ
IFTA_H LANA BAABANAA BIL-QUR'AANIL 'ADHIIM
bukakanlah pintu (hati) kami sebab Al-Qur'an yang agung

نَصْرٌ مِنَ الله وفَتْحٌ قَرِيْبٌ
NASHRUM-MINALLOHI WAFAT_HUN-QORIIB
Pertolongan hanya dari Alloh sedangkan kesuksesan telah dekat

وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْنَ
WABASY-SYIRISH-SHOOBIRIIN
dan bergembiralah orang-orang yang sabar.

…رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِيْ
ROBBISY-RO_HLII SHODRII
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِيْ
WAYASSIRLII AMRII
dan mudahkanlah untukku urusanku,
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِيْ
WA_HLUL ‘UQDATAN MIN LISAANII
dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku
يَفْقَهُوا قَوْلِيْ
YAFQOHUU QOULII
supaya mereka mengerti perkataanku.

(QS. Thoha, j;16 a;25-28 s;20)

UNTUK SELANJUTNYA SIMAK MATERI BERIKUT INI:

Pengertian Menggambar

Menggambar adalah salah satu kegiatan seni rupa yang menyertakan aktivitas cipta, rasa, dan karsa yang diwujudkan dalam bentuk karya dua dimensional. Menggambar lebih menekankan pada cara untuk mewujudkan kembali objek gambar yang kita lihat atau kita bayangkan secara tepat. Gambar adalah bahasa yang universal yang dikenal jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Secara fisik, menggambar merupakan aktifitas mengguratkan alat gambar untuk mengekspresikan imajinasi atau gagasan yang ada di dalam pikiran manusia, baik itu meniru alam ataupun imajinasi murni.

Pengertian menggambar adalah aktivitas kreatif dalam membentuk gambar sebagai wujud ekspresi untuk menyampaikan ide, gagasan, serta simbol melalui berbagai teknik guratan menggunakan alat gambar yang beraneka ragam. Menggambar tidak hanya melibatkan aktivitas fisik semata, tetapi juga mental. Aktivitas fisik dalam menggambar berhubungan dengan keterampilan menggunakan peralatan menggambar, sedangkan aktivitas mental berhubungan dengan cipta, rasa, daya dan karsa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam melakukan aktivitas menggambar, manusia membutuhkan media, alat, serta bahan yang senantiasa berubah sesuai perkembangan zaman. Jika pada zaman dahulu manusia menggambar menggunakan bahan yang tersedia di alam, saat ini banyak sekali peralatan menggambar yang telah diproduksi oleh pabrik sebagai komoditas ekonomi.

Pengertian Menggambar Menurut Para Ahli

Berikut ini pandangan beberapa ahli tentang pengertian menggambar;

1. Pengertian menggambar menurut Andre L’Hote
Menggambar adalah cara untuk menyiapkan susunan tempat untuk warna-warna yang akan dipoleskan.

2. Pengertian menggambar menurut Edgar Degas (1834-1917)
Menggambar adalah adalah ekspresi langsung dan spontan dari seorang seniman. Menurut Degas, menggambar juga merupakan sebuah bentuk tulisan yang mengungkap kepribadian seniman yang membuatnya. Sehingga dapat disimpulkan pengertian menggambar menurut Edgar Degas adalah dengan menggambar seorang seniman akan terlihat kepribadiannya. Gambaran yang dibuat akan memperlihatkan bagaimana perasaan dan jiwa seorang seniman pada saat membuatnya.

3. Pengertian menggambar menurut Sindoedarsono Sudjojono (1913-1985)
Menggambar adalah suatu karya seni yang bukan hanya berupa sebuah tiruan, tetapi di dalamnya juga mengandung makna interpretasi manusia yang menggambarnya.

4. Pengertian menggambar menurut John Berger (2013)
Menggambar merupakan sebuah proses menemukan makna dalam suatu hal yang dialami oleh seorang seniman. Setelah menemukan makna, selanjutnya seniman tersebut menuangkannya dalam sebuah gambar. Melalui pendapatnya ini, Berger berpendapat bahwa pengalaman merupakan faktor penting dalam menggambar. Gambar akan lebih bermakna jika dibuat berdasarkan pengalaman pribadi seniman itu.

Secara umum dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian menggambar adalah suatu kegiatan menuangkan ide, imajinasi, pesan, dan ekspresi melalui unsur utama berupa garis pada suatu permukaan.

Perbedaan Menggambar dan Melukis

Banyak yang mengartikan kegiatan menggambar dengan melukis itu sama, namun sebenarnya terdapat perbedaan diantara keduanya. Perbedaan mendasar antara menggambar dan melukis antara lain sebagai berikut;
a. Menggambar
  1. Alat yang digunakan biasanya berupa pensil, spidol, dan sejenisnya
  2. Mengutamakan pengolahan garis
  3. Bentuk maupun bidang gambarnya terwujud dari goresan garis linier
  4. Garis bersifat nyata dan tegas
  5. Mengutamakan kemiripan objek
  6. Kebebasan berekspresi terbatas

  1. Alat dan bahan yang digunakan biasanya berupa kuas, cat dan sejenisnya
  2. Lebih mengutamakan pengolahan warna
  3. Bentuk maupun bidang lukisnya terwujud dari sapuan warna
  4. Garis yang dihasilkan bersifat semu, terbentuk dari pertemuan dua atau lebih warna yang berbeda
  5. Tidak mengutamakan kemiripan objek, meskipun ada juga yang dibuat mirip
  6. Kebebasan ekspresi adalah hal utama

Jenis-Jenis Menggambar

Jenis-jenis menggambar maupun jenis-jenis gambar sangatlah beragam. Jika dilihat dari tujuan dan jenis objeknya, secara umum terdapat empat jenis kegiatan menggambar, antara lain;
1. Menggambar Bentuk/ Model
Menggambar bentuk adalah kegiatan menggambar benda sesuai dengan sifat dan karakternya dengan cara memindakan bentuk objek pada bidang datar (dua dimensi) menggunakan unsur garis, warna, tekstur, bidang dan gelap terang sehingga hasilnya merupakan bentuk potret dari apa yang dilihat (visual realistis). Sedangkan menggambar model dapat diartikan sebagai kegiatan menggambar bentuk objek manusia. Tujuan utama menggambar bentuk/ model adalah meniru objek, bentuk atau model yang dilihat. Hasil gambar menunjukkan kreativitas dan keterampilan si penggambar dalam mewujudkan ketepatan bentuk maupun jenis benda yang digambar.

menggambar-model


2. Menggambar Ekspresif (Bebas)
Menggambar ekspresif adalah suatu kegiatan menggambar sebagai hasil ungkapan dengan segenap perasaan (cipta, rasa, karsa), artinya kegiatan menggambar ini lebih bebas dan leluasa dalam mengungkapkan apa yang dirasakan kemudian diwujudkan dalam bentuk atau objek gambar yang memiliki makna, gaya, dan teknik yang bersifat individual. Unsur yang menonjol pada gambar ekspresif adalah garis-garis yang ekspresif. Seluruh kontur dan isian warna berupa garis. Mengandung ungkapan yang sangat pribadi, sehingga gambar yang dihasilkan menunjukkan kreativitas dan keterampilan sesuai karakter pribadi si penggambar.

menggambar-ekspresif


3. Menggambar Ilustrasi
Menggambar ilustrasi adalah suatu kegiatan menggambar dengan tujuan utama adalah menjelaskan atau menerangkan suatu maksud agar lebih mudah dimengerti. Gambar ilustrasi biasanya digunakan untuk menerangkan sesuatu yang bersifat teks agar pembaca lebih mudah memahami isi teks tersebut. Gambar ilustrasi banyak terdapat diberbagai media cetak, baik berupa koran, majalah, tabloid, reklame, buku pelajaran, dan sebagainya. Selain berfungsi untuk menjelaskan, gambar ilustrasi juga mempunyai tujuan lain, antara lain untuk menarik perhatian orang,menambah nilai keindahan dalam perwajahan, dan sebagainya.

menggambar-ilustrasi-komik


4. Menggambar Imajinasi
Menggambar imajinasi adalah suatu kegiatan menggambar yang objek-objeknya berupa hasil khayalan. Mata pikiran mampu malihat pandangan mendalam yang tidak terbatas pada tempat dan waktu saat ini saja. Mata pikiran dapat membentuk dan memanipulasi serta mentransformasikan gambar di luar batas-batas waktu dan ruang yang normal.

menggambar-imajinasi

Objek Menggambar

Alam kita menyajikan beranekamacam objek sebagai sumber belajar yang tidak pernah habis untuk digali. Keanekaragaman flora, fauna dan benda-benda yang terdapat di sekitar kita dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam menggambar. Keanekaragaman budaya di Indonesia serta kekayaan alam, flora dan fauna yang cukup beragam merupakan perpaduan yang lengkap dalam mendukung perkembangan seni dan budaya di Nusantara. Objek-objek yang dapat digambar sangatlah beragam. Jika disimpulkan terdapat lima macam objek menggambar seperti objek flora (tumbuhan), fauna (hewan), alam benda, figuratif (manusia), dan imajinatif (khayalan). Namun, pada pembahasan ini akan kita fokuskan pada pembahasan objek menggambar flora, fauna dan alam benda.

a. Menggambar Flora

Beraneka macam flora yang tumbuh subur di negara kita ini sering dijadikan sebagai objek gambar yang cukup menarik. Menggambar jenis flora atau tanaman dikelompokkan ke dalam beberapa jenis. Seperti, menggambar bunga; melati, mawar, anggrek, dan lain-lain, menggambar pohon; beringin, bambu, kelapa, dan lain-lain, menggambar rumput, semak, dan lain sebagainya.

menggambar-flora

b. Menggambar Fauna

Selain keanekaragaman flora negara kita juga kaya akan keanekaragaman jenis fauna yang juga dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam menggambar. Dalam menggambar fauna atau binatang dapat dikelompokkan ke dalam beberapa jenis. Antara lain seperti menggambar jenis binatang ternak, menggambar binatang berkaki empat, menggambar binatang berkaki dua, menggambar jenis burung, menggambar binatang yang hidup di air; seperti menggambar ikan, katak, buaya, dan lain sebagainya.

menggambar-fauna

c. Menggambar Alam Benda

Objek lain yang dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam menggambar yaitu alam benda. Alam benda sangat beragam jenisnya. Ada yang berukuran kecil, sedang, hingga yang berukuran besar. Beberapa jenis objek alam benda tersebut antara lain yaitu menggambar peralatan dapur untuk memasak, seperti; kompor, wajan, panci, dan lain-lain, menggambar peralatan minum, seperti; gelas, porong, cangkir, termos, kendi, dan lain-lain, Menggambar alat tulis, seperti; buku, pensil, penggaris, dan lain-lain, serta masih banyak lagi jenis-jenis objek alam benda yang dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam menggambar.

menggambar-alam-benda

Komposisi Menggambar

Suatu karya seni rupa dikatakan memiliki nilai seni atau nilai estetika karena beberapa unsur yang dimilikinya. Unsur-unsur seni rupa adalah titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Pada proses menggambar, untuk menghasilkan karya gambar yang baik dan artistik diperlukan beberapa prinsip yang sebaiknya dikuasai. Prinsip/ asas seni rupa (khususnya prinsip perancangan gambar atau desain) adalah cara penyusunan, pengaturan unsur-unsur seni rupa. Salah satu prinsip yang paling penting adalah komposisi, namun sebelum membahas komposisi, perlu dipahami beberapa prinsip seni rupa yang lain.

1. Kesatuan (unity)

Kesatuan adalah prinsip yang menunjang unsur-unsur dalam seni rupa saling berpadu satu sama lain sehingga melengkapi sebuah komposisi yang menarik dan indah. Di antara prinsip-prinsip seni rupa yang Iain, kesatuan adalah modal awal yang harus ditunjang oleh prinsip lainnya sehingga dapat menjadikan sebuah karya seni bernilai estetis.

prinsip-kesatuan-unity

2. Kaselarasan (harmony)

Keselarasan adalah kaitan kedekatan unsur-unsur yang berbeda baik bentuk, pencahayaan maupun warna dalam menciptakan suatu keindahan.

prinsip-keselarasan-harmony

3. Penekanan (contrast)

Penekanan adalah prinsip yang mendasari kesan perbedaan dari beberapa unsur yang berlawanan dan saling berdekatan. Penekanan akan membuat sebuah karya seni tidak bersifat monoton. Dengan memberikan perbedaan yang mencolok pada bentuk, warna, dan ukuran sebuah karya seni akan terlihat lebih menarik.

prinsip-penekanan-kontras

4. Irama (rythm)

lrama adalah prinsip yang mendasari pengulangan satu atau lebih unsur secara teratur. Pengulangan unsur-unsur seni rupa yang diatur bisa berupa garis, bentuk, atau variasi warna. Pengulangan yang sama akan terasa statis, sedangkan pengulangan yang dilakukan secara bervariasi akan menghasilkan irama harmonis yang dapat meningkatkan nilai estetika dari karya seni yang dibuat.

prinsip-irama-rythm

5. Gradasi

Gradasi adalah susunan warna yang didasari pada tingkatan tertentu. Di antara prinsip prinsip seni rupa, gradasi merupakan prinsip yang paling sering diterapkan dalam pembuatan mozaik, karikatur, lukisan, dan seni rupa 2 dimensi lainnya. Gradasi akan membuat sebuah karya menjadi lebih hidup.

gradasi-warna

6. Proporsi (kesebandingan ukuran)

Proporsi adalah prinsip seni rupa yang mengacu pada keteraturan dan penyesuaian dari wujud karya seni rupa yang diciptakan. Sebagai contoh, ketika hendak membuat lukisan manusia, pelukis harus pandai menyesuaikan ukuran antara mata, hidung, mulut, alis, dagu dan bagian tubuh Iainnya agar selaras.

prinsip-proporsi-kesebandingan

7. Keseimbangan (balance)

Keseimbangan adalah prinsip yang bertanggung jawab pada kesan kesamaan bobot/ukuran dari suatu susunan unsur-unsur seni rupa. Unsur-unsur seni rupa yang diatur sedemikian rupa melalui prinsip keseimbangan akan menjadi daya tarik bagi para penikmat karya seni.

8. Komposisi (susunan)

Di antara prinsip prinsip seni rupa yang lain. komposisi menjadi prinsip yang paling penting dalam mendasari keindahan dari sebuah karya seni. Komposisi sendiri merupakan organisasi dari unsur-unsur seni rupa yang disusun menjadi teratur, serasi, dan menarik.

komposisi

Terdapat beberapa jenis komposisi, antara lain komposisi simetris, asimetris, sentral, diagonal, dan segitiga. Namun secara umum terdapat dua jenis komposisi, yaitu komposisi simetris dan komposisi asimetris.

a). Komposisi Simetris
Komposisi simetris adalah suatu penataan objek gambar yang menampilkan kesamaan atau kemiripan bentuk antara bagian kanan dan kiri jika dibuat garis pada bagian tengah, sehingga secara otomatis akan menghasilkan keseimbangan.

b). Komposisi Asimetris
Kebalikan komposisi simetris, komposisi asimetris tidak menampilkan kesamaan bentuk pada bagian kanan dan kiri. Untuk menghasilkan komposisi yang baik, meskpun antara bagian kanan dan kiri berbeda, sebaiknya tetap memperhatikan keseimbangan antara bagian kanan dan kiri.


Teknik Menggambar

Secara umum terdapat beberapa jenis teknik menggambar, antara lain:
1. Teknik Linier
Teknik Iinear merupakan cara menggambar objek gambar dengan garis sebagai unsur yang paling menentukan, baik garis lurus maupun garis lengkung.

2. Teknik Blok
Teknik blok merupakan cara menggambar dengan menutup objek gambar menggunakan satu warna, sehingga hanya tampak bentuk globalnya (siluet).

3. Teknik Arsir
Teknik arsir merupakan cara menggambar dengan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang objek gambar sehingga tampak seperti tiga dimensi.

4. Teknik Dusel
Teknik dusel merupakan cara menggambar yang penentuan gelap terang objek gambar menggunakan bantuan alat penggosok, misalnya jari, kapas, atau kertas untuk menghasilkan pewarnaan yang halus dan merata.

5. Teknik Pointilis
Teknik pointilis merupakan cara menggambar yang dalam menentukan gelap terang objek gambar menggunakan pensil atau pena gambar dengan dititik-titikkan.

macam-macam-teknik-menggambar
macam-macam-teknik-menggambar

Alat dan Media Menggambar

Pengetahuan tentang alat dan bahan menggambar sangat penting untuk diketahui. Setiap jenis alat dan bahan memiliki fungsi dan karakter yang berbeda-beda. Dengan mengetahui dan memahami setiap alat dan bahan gambar akan memudahkan perupa menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk gambar.

macam-macam-alat-dan-media-menggambar

Alat menggambar sebenarnya tidak terbatas apa yang sudah dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semua alat tulis bisa digunakan untuk menggambar. Namun perupa bebas mencari dan menemukan alat dan bahan gambar yang akan menjadikan sebuah karya memiliki nilai seni yang tinggi. Pengetahuan alat gambar mengenai karakteristiknya adalah dasar untuk melakukan percobaan.

1. Pensil
Pensil mulai berkembang pada abad ke 26 ketika ditemukan bahan grafit. Untuk keperIuan menggambar dianjurkan menggunakan pensil hitam yang lunak, namun bagi perupa pemula untuk selalu

mencoba menggunakan berbagai jenis pensil. Dengan mencoba akan didapat pengetahuan bagaimana ketepatan penggunaan pensil untuk keperIuan berbagai jenis gambar. H artinya Hard atau keras, HB = Halfblack, B artinya black.

Jenis pensil berdasarkan kekerasaannya dapat di bagi menjadi tiga, yaitu:
1) Pensil Lunak, dengan tanda B, pensil ini biasanya berseri 2B, 3B, 4B, 5B, 6B, 7B, 8B, EB
2) Pensil Sedang dengan tanda HB, H, 2H, 3H
3) Pensil Keras berupa, 4H, 5H, 6H, 7H, 8H, 9H

Pensil biasanya diberi tanda kode dengan huruf B (Blackness) untuk menyatakan kehitamannya. Semakin besar angka pada huruf B maka semakin tinggi intensitas kehitaman. Dari jenis pensil H, B, 2B, 3B, 4B, 5B, 6B, 7B, 8B dan jenis EB, pensil H merupakan pensil dengan kehitaman paling rendah dan jenis pensil EB memiliki intensitas kehitaman paling tinggi. Pensil jenis HB dan 2B biasanya digunakan untuk membuat perencanaan dan sketsa, pensil 3B, 4B, 5B digunakan untuk outline dan arsiran. Pensil 6B, 7B, den 8B diperuntukan untuk menggambar berbagai karakter tertentu seperti kaca, air, dan Iain sebagainya.

2. Pensil Warna
Pensil warna bentuknya seperti pensil biasa, namun isinya yang berbeda. Jika pensil biasa merupakan campuran grafit dan tanah liat, pensil warna berisi leads. Leads pada pensil warna merupakan campuran antara pigment, kaolin, carboxy methyl cellulose, wax dan serfactant.

3. Krayon
Bentuk krayon ada dua jenis yaitu pensil dan batangan. Kedua jenis bentuk krayon ada yang berbahan lunak dan ada yang berbahan keras. Krayon dengan bahan lunak tidak banyak mengandung minyak sehingga dapat dibalurkan dengan menggunakan tangan dan umumnya disebut dengan istilah pastel. Kesan warna yang dihasilkan dari kedua jenis krayon ini dapat menimbulkan kesan lembut maupun cerah.

4. Spidol
Spidol sering juga digunakan untuk menggambar. Spidol memiliki ujung yang lunak. Spidol memiliki tinta khusus yang disimpan dalam busa. yang dapat menguap jika terpapar udara terus menerus. lstilah spidol untuk merujuk kepada pena yang berujung tebal nampaknya hanya dipakai oleh orang Indonesia saja, bahkan orang Malaysia dan Singapura tidak menggunakan istilah spidol. lstilah lnggris disebut dengan Marker. Spidol biasanya dijual dengan beragam warna yang jika dioleskan ke kertas memiliki kecemerlangan yang tinggi.

5. Kertas
Menggambar pada dasarnya membutuhkan kertas berwarna netral (putih, abu-abu, atau coklat) dan dapat menyerap atau mengikat bahan pewarna. Kertas gambar yang dapat digunakan dengan berbagai alat gambar misalnya kertas padalarang. Pastel khususnya memerlukan kertas dengan permukaan agak kasar, misalnya kertas karton.

Langkah-Langkah Menggambar Flora, Fauna dan Alam Benda

Contoh cara menggambar flora.
Dibawah ini adalah beberapa contoh tahap-tahap cara menggambar pohon pinus, cara menggambar pohon beringin, dan tahapan cara menggambar pohon mahoni yang dapat kalian lakukan dengan mudah. Pohon termasuk bagian dari flora.

cara-menggambar-flora


Contoh cara menggambar fauna
Dibawah ini adalah tahap-tahap cara menggambar binatang atau fauna, yaitu cara menggambar katak, cara menggambar burung, dan cara menggambar ikan dengan mudah.

cara-menggambar-fauna


Contoh cara menggambar alam benda
Alam benda sangatlah beragam. Di bawah ini beberapa tahapan cara menggambar benda seperti cara menggambar botol dan gelas, cara menggambar mobil lucu, dan cara menggambar tas unik dan mudah digambar.

cara-menggambar-alam-benda

Langkah-langkah secara umum dalam kegiatan menggambar flora, fauna dan alam benda di atas antara lain:

1. Penentuan objek gambar
Tentukan objek yang akan digambar, misalnya flora, fauna, atau alam benda

2. Persiapan alat dan bahan
Alat dan bahan menggambar antara lain pensil, kertas, dan penghapus

3. Penentuan teknik
Teknik yang akan digunakan misalnya linier, arsir, dusel, atau penggabungan ketiganya

4. Pembuatan sketsa
Pada tahap ini adalah pembuatan rancangan dasar gambar menggunakan garis-garis bantu yang tipis dengan memperhatikan proporsi, keseimbangan dan terutama komposisi

5. Pewarnaan
Pewarnaan dapat memilih berbagai macam teknik misalnya arsir, dusel, atau pointilis untuk menghasilkan gelap terang baik pada bagian objek utama maupun latar belakang

6. Finishing
Tahap terakhir dalam menggambar objek flora, fauna dan alam benda yaitu tahap finishing. Maksimalkan hasil akhir dari kegiatan menggambar yang kalian lakukan, misalnya pemberian gradasi warna, isian garis, maupun detail-detai gambar lainnya.

Demikian Materi Hari ini 

SILAHKAN ISI DAFTAR HADIR DI BAWAH INI, KLIK



TUGAS:
1. GAMBARLAH FLORA DI BUKU GAMBARMU
2. GAMBARLAH FAUNA DI BUKU GAMBARMU
3. GAMBARLAH ALAM BENDA DI BUKU GABARMU
4. SIMPAN GAMBARANMU, BESOK KALAU SUDAH MASUK BUKU GAMBAR DIKUMPULKAN

SELAMAT BELAJAR, SEMOGA SUKSES

SENI GRAFIS

Yuk Mulai : Cetak Tinggi Pelepah Daun Pisang :  https://www.youtube.com/watch?v=EKGYuKSF91U&t=319s Cetak Tinggi Kentang :  https://www.y...